Pengumuman
Berita Terikini
Prodi Magister Agribisnis Gelar Workshop Penyusunan RPS Berbasis OBE
Rabu, 15 Juli 2026 – Program Studi Magister Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang diikuti oleh seluruh dosen Program Studi Magister Agribisnis diruang Senat Fakultas Pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembelajaran sekaligus memastikan kesesuaian kurikulum dengan capaian pembelajaran lulusan yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Workshop secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Muhardi, M.Si., IPM., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penyusunan RPS berbasis OBE sebagai upaya peningkatan mutu akademik serta mendukung implementasi kurikulum yang adaptif dan berorientasi pada kompetensi lulusan.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Tadulako yang memberikan arahan mengenai pentingnya penyelarasan RPS dengan capaian pembelajaran program studi serta standar penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Workshop ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk komitmen Program Studi Magister Agribisnis dalam melakukan pembaruan dan penyempurnaan RPS agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan para pemangku kepentingan.
Pada kesempatan tersebut, materi workshop dipandu oleh Ketua Unit Penjaminan Mutu Fakultas Pertanian, Dr. Irwan Lakani, S.P., M.Si. Sebagai narasumber, beliau memaparkan prinsip-prinsip penyusunan RPS berbasis OBE, mulai dari perumusan capaian pembelajaran mata kuliah, strategi pembelajaran, metode asesmen, hingga penyelarasan dengan profil lulusan program studi.
Melalui workshop ini diharapkan seluruh dosen Program Studi Magister Agribisnis mampu menghasilkan RPS yang berkualitas, terstandar, dan selaras dengan implementasi kurikulum berbasis OBE, sehingga dapat mendukung peningkatan mutu proses pembelajaran dan menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif, serta siap menghadapi tantangan di tingkat nasional maupun internasional.






Workshop Penyelarasan Kurikulum Magister Agribisnis Berbasis OBE Hadirkan Pakar dari UMI Makassar
Workshop penyelarasan Kurikulum Magister Agribisnis berbasis Outcome-Based Education (OBE) sukses dilaksanakan dengan menghadirkan narasumber Dr. Ir. H. Mais Ilsan, MP, seorang dosen Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dimoderatori oleh Dr. rer.pol. Dewi Nur Asih, S.P., M.Si.
Workshop secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Ir. Muhardi, M.Si., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penyelarasan kurikulum berbasis OBE guna meningkatkan kualitas lulusan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan sektor agribisnis.
Ketua panitia, Prof. Dr. Ir. Hj. Marhawati, M.T., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dosen terkait implementasi OBE dalam kurikulum Magister Agribisnis. Ia juga berharap workshop ini dapat menghasilkan rumusan kurikulum yang lebih terstruktur, relevan, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.
Dalam pemaparannya, Dr. Mais Ilsan menjelaskan konsep dasar OBE serta strategi implementasinya dalam penyusunan kurikulum, termasuk penentuan learning outcomes, pemetaan mata kuliah, hingga metode evaluasi yang selaras dengan capaian pembelajaran. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar dosen dalam memastikan keberhasilan penerapan OBE.
Kegiatan ini dihadiri oleh dosen-dosen Fakultas Pertanian yang aktif berdiskusi dan memberikan masukan selama sesi berlangsung. Diskusi interaktif yang dipandu oleh moderator turut memperkaya perspektif peserta dalam memahami tantangan dan peluang penerapan kurikulum berbasis OBE.
Melalui workshop ini, diharapkan penyelarasan Kurikulum Magister Agribisnis dapat berjalan optimal sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi dinamika global di bidang agribisnis.












